.

Rabu, 17 April 2013

teknik mancing hampala casting dan sukses ngoceng


Ikan Hampala (Hampala Macrolepidota) terkenal memiliki tenaga luar biasa. Saat terpancing akan terus berlari bagaikan terpedo. Itukah nikmatnya mancing hampala. Berikut ini kami uraikan rahasia mancing ikan yang termasuk dalam...
Teknik mancing hampala dengan teknik casting yang pasti tokcer dan ngoceng terus ,,dimana aja tetep strike di ulas dari beberapa sumber yang fasti falid sob

Ikan Hampala (Hampala Macrolepidota) terkenal memiliki tenaga luar biasa. Saat terpancing akan terus berlari bagaikan terpedo. Itukah nikmatnya mancing hampala. Berikut ini kami uraikan rahasia mancing ikan yang termasuk dalam family Cyprinidate alias suku karper-karperan ini. Siapa tahu trik ini bermanfaat bagi anda.
1. Kenali Lubuknya
Ikan hampala suka tinggal di sungai yang beraliran deras dengan tepian dangkal dan berpasir. Di lokasi itu, biasanya banyak ikan-ikan kecil sebagai makanannya dan juga banyak makanan yang hanyut. Selain sungai ikan hampala juga berada di dam atau waduk. Ciri lokasi yang di gemari adalah daerah berpasir atau berbatu kerikil.
2. Menyiapakan Alat Pancing
Joran, Pilih panjang joran antara 1,5 m – 2,5 m, ringan dan berujung lentur. Joran dan ril yang ringan dan lentur membuat kita mudah utuk casting.
Ril sebaiknya kelasnya sama dengan joran, dengan batalan roda 3 atau lebih. Pilihlah yang berjenis ringan supaya tidak terlalu memlemahkan.
Ada banyak merk kenur, pilihan yang kuat dengan ukuran sesuai dengan kelas joran atau ril. Bisanya yang d pakai adalah kelas 4 lbs, jangan memakai kenur telalau kecil karena resiko putusnya besar. Kenur terlalu besar juga kurang bagus karena jarak lempar menjadi pendek.
Untuk umpan, pakailah plug yaitu umpan buatan yang menyerupai ikan kecil. Pilih ukuran plug dari sebesar jari manis orang dewasa hingga seukuran jempol. Selain plug juga bisa dipancing menggunakan popper kecil.
Perlengkapan tambahan seperti rompi bersaku banyak yang di gunakan untuk tempat berbagai piranti mancing seperti kili-kili, pisau, gunting, tang, cadangan kail, sampai dengan korek dan rokok.
3. Saat Yang Tepat
Setelah semua mengenal lokasi dan persiapan piranti sudah oke, maka baruklah kita berburu ikan hampala dengan musim dan yaktu yang tepat. Musim kemarau merupakan musim yang tepat untuk memburu hampala. Salain pinggir sungai tidak becek, air sungai/ waduh jernih sehingnga kita bisa melihat langsung ikan itu ada atau tidak di pinggir sungai. Faktor lain yaitu pada musim kemarau adalah masa hampala memijah. Ikan induk hampala akan menepi untuk bertelur di daerah dangkal dan berpasir. Nah, mancing di saat itulah sangat menjanjikan.
4. Mainkan Plug Anda
Setelah mengenal saat yang tepat, sekarang giliran mengail hampala dengan menggunakan plug. Pertama amatilah lubuk hampala secara cermat. Jika anda sudah mengetahui cobalah mendekati dengan berjalan kaki tanpa menimbulkan suara.
Lemparkan plug anda diantara barisan hampala. Tarik plug anda. Berenangnya plug di air membuat hampala gusar dan ingin mengusirnya dengan menyambar plug tersebut. Setelah mulutnya tersangkut kail, usahakan agar ikan tidak lepas saat bertarung. Jika sampai lepas ikan hampala di daerah itu tidak mau lagi makan umpan plug anda.
Jika anda mancing tidak sendirian, ajak teman anda juga melemparkan plug di belakang umpan anda yang termakan tadi, karena hampala lain juga akan menyambar plug tersebut.
source 

Teknik mancing gabus sukses di jamin ngoceng trus

Berbagi teknik mancing ikan gabus dan snakehead bersama om uyung yang di kutip dari berbagai sumber yang tentu saja sudah pasti khasiatnya..manjur sob


Beberapa Teknik Untuk Mancing Gabus

1. Teknik DUDUL

Memancing ikan Gabus dengan Teknik Dudul / Nge-Dudul ini sebenarnya telah banyak dilakukan oleh orang tua kita jaman dahulu...
dan saya pun pernah belajar mancing ikan Gabus dengan teknik ini belajar dari orang-orang tua waktu saya masih kecil

Mancing dengan teknik ini menggunakan Piranti Joran Tegek atau jaman dulu orangtua kita membuatnya dari sebatang Bambu yg di raut, lalu
di ikatkan dengan seutas senar mono dan menggunakan umpan Kodok hidup ataupun mati.

Spot yg ideal untuk mancing dengan teknik seperti ini adalah daerah persawahan ataupun daerah rawa2 yg banyak di tumbuhi tanaman air seperti :
Eceng gondok, teratai, matalele, kapu-kapu, dll.

Cara mancing dengan teknik ini yaitu dengan cara mendudul atau menyelupkan umpan kita ke air lalu diangkat-angkat lalu dicelupkan lagi...terus-menerus
dilakukan dengan cara seperti ini (celup-angkat-celup- angkat) seolah-olah seperti kodok yg sedang ketakutan atau kodok yg sedang lompat-lompat.


2. Teknik PELAMPUNGAN
Memancing ikan Gabus dengan Teknik Pelampung ini mirip sekali dengan cara mancing ikan lainnya...
Yaitu dengan Umpan Kodok hidup atau dengan umpan daging keong atau kerang kerang yg dikaitkan ke mata kail lalu lempar ke spot yg di inginkan,
dan diberi Pelampung (biasanya pelampung ukuran besar) sebagai tanda ikan telah memakan umpan kita..

3. Teknik TEGER / NEGER

Memancing ikan Gabus dengan Teknik TEGER / NEGER ini biasanya dilakukan oleh pencari ikan yg bertujuan untuk dijual...
Teknik ini menggunakan joran terbuat dari bambu dengan panjang biasanya 100cm / 1 meter....
biasanya di ikatkan dengan seutas senar Nylon yg cukup tebal dengan umpan kodok hidup....

Dan biasanya pemancing teger ini melepas pancingannya dengan jumlah banyak bisa mencapai 200 - 300 pancing teger,
dengan cara di tancapkan di sekeliling empang / rawa dan biasanya dilakukan sore hari dan akan di angkat besok paginya...
Ikan yg terkena pancing teger ini biasanya sudah keburu mati waktu kita mengangkat tegeran kita itu.

4. Teknik CASTING

Teknik Casting ini sebenarnya sudah di bahas dalam Thread Casting dan Popping namun saya hanya mengulas ulang saja

Casting adalah teknik mancing menggunakan umpan palsu dengan cara melempar umpan ke daerah target yang kita inginkan,
kemudian retrieve perlahan-lahan sehingga umpan yang dirancang sedemikian rupa bergerak menyerupai ikan atau umpan hidup sungguhan sehingga
menarik ikan-ikan predator.

Karena sifat ikan gabus yang agresif dalam memburu mangsanya,
maka untuk memancing ikan gabus dengan cara memberi umpan yang bergerak.

Biasanya yang digunakan untuk umpan Gabus dengan teknik Casting
adalah : Soft Frogie, Hard Frogie, Minnow, Spoon, Mini Popper, Pencilbait, Stickbait, Spinnerbait, Buzzbait, Dll.

Teknik ini cukup melelahkan karena harus melempar dan retrieve berkali-kali ,
bahkan bisa dibilang menjemukan, sehingga dibutuhkan kesabaran dan fisik yang prima,
apalagi sengatan matahari membuat badan cepat lelah, Tapi setelah mendapat sambaran yg membuat jantung berdebar kencang dan dengkul gemetar hehehehehe...(saya sering ngalamin ini)
hilanglah semua rasa lelah berganti dengan rasa puas dan gembira.....


PERALATAN CASTING

1. Reel

Bisa menggunakan Spinning Reel ataupun Baitcasting Reel,

Spinning Reel umumnya menggunakan ukuran 2000 – 4000.
Biasanya memiliki spool yang tidak dalam (cetek) dan juga bentuk spoolnya panjang dan lebar.

2. Joran

Joran yg digunakan umumnya mempunyai panjang : 180cm – 210cm

3. Umpan

Ada dua tipe dari umpan ini yaitu ada yang diperuntukan di permukaan air dan ada juga yang memang khusus untuk kedalaman.
Jenis umpan bermacam-macam seperti, Soft Frogie / Hard Frogie, Minnow, Spoon, Mini Popper,Pencilbait, Stickbait, Spinnerbait, Buzzbait, Dll.
Ukuran yang digunakan biasanya sekitar 3cm – 10cm.
Pada umumnya warna umpan juga menjadi pertimbangan tertarik atau tidaknya ikan target.

4. Senar

Jenis senar yang biasa digunakan adalah senar Mono maupun dari jenis braided (PE), mulai dari PE 1 – PE 3

5. Leader Line

Gunakan Fluorocarbon dengan ukuran 20lbs - 40lbs, panjangnya kira-kira 2 meter.

CASTING ACTION

Setelah semua peralatan selesai disiapkan, barulah kita mencari spot yang menurut kita memiliki potensi yang bagus untuk mancing.
Lempar kan umpan ke arah target yang diinginkan kemudian retrieve secara perlahan-lahan hingga membuat ikan target tergoda.
Selain jenis, warna dan ukuran lure yang mempengaruhi tergoda atau tidaknya ikan target juga tergantung dari kemahiran kita dalam memainkan umpan tersebut.
Jika pada lemparan pertama belum mendapatkan strike, ulangi terus sampai anda mendapatkan strike ikan yang anda inginkan.

Demikian sekiranya apa yg dapat saya sampaikan....semoga berkenan...dan apabila teman-teman ada yg ingin menambahkan saya persilahkan dengan senang hati...
Jika ada kesalahan dalam penulisan ini saya meminta maaf sebelumnya dan saya bersedia di koreksi....

Selamat Mencoba dengan Teknik yg anda sukai....

Tips Casting Gabus jika menggunakan Umpan Soft frogie :

Saat umpan disambar joran jangan langsung disentak, dibiarkan beberapa detik (3-5 detik) untuk memberi kesempatan ikan menelan umpannya.
Saat joran disentak Gabus melompat atau memendamkan dirinya ke lumpur dan melakukan perlawanan.
Disinilah sensasi strike ikan gabus liar yang cukup bertenaga dan gigi-gigi yang tajam menggesek-gesek tali senar yang yg biasanya mengakibatkan putus.

Salam Strike Selalu..........
Uyonk
(021-5144-6688)

Berikut ini saya lampirkan Umpan-umpan untuk Teknik Casting ikan Gabus:

[ATTACH=CONFIG] 12656[/ATTACH]spinnerbait1.jpgspinnerbait2.jpgbuzzbaits.jpgbuzzbaits double.jpgSpoon-bait_2008_G1.jpgminnow-lures.jpgminnow1.jpgpopper.jpgfrogie.jpgfrogie1.jpgfrogie2.jpg

source:
farum kamifc.com 

Senin, 15 April 2013

Gimana sih Sukses Mancing Kakap Merah ?



kakap merah si ikan mahal dan daging lezat saat di masak, ikan kakap menjadi salah satu ikan target pancingan para pancinger. Sifat makanya yang menyedot umpan yang disodorkan cukup membuat pancingan pancinger nyut-nyutan dan pancigner mulai memancingnya. Pertama kali mendapat pasti anda akan ketagihan dan ingin mengulang kembali kesuksesan mancing kakap merah. Untuk bisa mengulang sukses mancing kakap merah, paling tidak anda harus lihai menguasai Global Position System (GPS ) dan fishfinder. Kedua alat ini saling berkaitan dalam memburu lokasi ikan kakap merah. Dimana lokasi mancing seperti rumpon, tandes atau karang biasanya akan direkam dalam titik koordinat. Permasalahan meskipun anda sudah punya koordinat rumah ikan dan anda sampai dilokasi yang ditunjukan koordinat, anda harus kembali mengecek ulang lokasi tersebut dengan menggunakan fishfinder. Dalam fishfinder anda akan mendapatkan informasi detai l mengenai topografi dasar laut serta informasi kedalaman dan informasi mengenai ikan dan karang. Penguasaan kedua alat elektronik ini akan membuat anda semakin kaya pengetahuan dan acara mancing anda lebih praktis dan ekonomis. Anda tidak buang-buang waktu mengarungi samudera luas tanpa tujuan dengan ikan yang belum tentu jelas, sehingga terjadi pemborosan tenaga, keuangan dan hasil kurang memuaskan. Lain halnya anda menguasai kedua alat ini, tujuan mancing akan jelas dan hasil pun tidak menebak-nebak lagi.***mrk
source :britamancing

Hot Games

free counters
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Hostgator Coupon Code